Rabu, 26 Maret 2014

Quiz 3



Soal :
1.      Apa yang dimaksud dengan perilaku konsumen ?
2.      Mengapa perilaku konsumen perlu di kaji lebih mendalam oleh sebuah perusahaan atau industry ?
3.      Jelaskan pendekatan yang dapat digunakan dalam analisa perilaku konsumen ?
4.      Faktor apa yang menentukan perilaku konsumen ?
5.      Bagaimana menyikapi masalah perilaku konsumen ?
Jawab :
1.      Perilaku konsumen adalah proses dan aktivitas, ketika seseorang berhubungan dengan pencaria, pemilihan, pembelian, penggunaan, serta pengevaluasian produk dan jasa demi memenuhi kebutuhan dan keinginan. Perilaku konsumen merupakan hal-hal yang mendasari konsumen untuk membuat keputusan pembelian. Untuk barang berharga jual rendah (low-involvement) proses pengambilan keputusan dilakukan dengan mudah, sedangkan untuk barang berharga jual tinggi (high-involvement) proes pengambilan keputusan dilakukan dengan perimbangan yang matang.
2.      Untuk Mendesain bauran pemasaran, Mensegmen pasar bisnis, Memposisikan dan Mendeferensiasikan produk, Melaksanakan analisis lingkungan, Mengembangkan studi riset pasar.
3.      Terdapat tiga pendekatan utama dalam meneliti perilaku konsumen.
·        Pendekatan pertama adalah pendekatan interpretif. Pendekatan ini menggali secara mendalam perilaku konsumsi dan hal yang mendasarinya.
·        Pendekatan kedua adalah pendekatan tradisional yang didasari pada teori dan metode dari ilmu psikologi kognitif, sosial, dan behaviorial serta dari ilmu sosiologi. Pendekatan ini bertujuan mengembangkan teori dan metode untuk menjelaskan perilaku dan pembuatan keputusan konsumen.
·        Pendekatan ketiga disebut sebagai sains marketing yang didasari pada teori dan metode dari ilmu ekonomi dan statistika. Pendekatan ini dilakukan dengan mengembangkan dan menguji coba model matematika berdasarkan hirari kebutuhan manusia menurut Abraham Maslow untuk memprediksi pengaruh strategi merketing terhadap pilihan dan pola konsumsi, yang dikenal dengan sebutan moving rate analysis.
Ketiga pendekatan sama-sama memiliki nilai dan tinggi dan memberikan pemahaman atas perilaku konsumen dan strategi marketing dari sudut pandang dan tingkatan analisis yang berbeda. Sebuah perusahaan dapat saja menggunakan salah satu atau seluruh pendekatan, tergantung permasalahan yang dihadapi perusahaan tersebut.
4.      Menurut Kolter, Philip, Keller, Kevin Lane faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen :
·        Faktor budaya
·        Faktor sosial
·        Faktor pribadi
·        Faktor psikologi
Sedangkan menurut James F. Engel – Roger D Blackwell – Paul W. Miniart dalam saladin terdapat tiga faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen :
·        Pengaruh lingkungan, terdiri dari budaya, kelas sosial, keluarga da situasi.
·        Perbedaan dan pengaruh individu, terdiri dari motivasi dan keterlibatan, pengetahuan, sikap, kepribadian, gaya hidup, dan demografi.
·        Proses psikologi, terdiri dari pengolahan informasi, pembelajaran, perubahan sikap dan perilaku.
5.      Tidak mudah bagi para pembisnis menghadapi perilaku para konsumen yang beragam. Peristiwa pemukulan yang dilakukan seorang pejabat disuatu daerah di Pulau Sumatra terhadap seorang pramugari adalah contoh betapa peliknya permasalahan perilaku konsumen di Indonesia. Bagaimana pun para konsumen ingin mendapatkan penghargaan terhadap uang yang telah mereka keluarkan. Namun, pihak pembisnis pun mempunyai prosedur yang tidak bisa dielakan.
·        Saling untung, sudah seharusnya hubungan antara pembisnis dan konsumennya saling menguntungkan dan bukan saling adu buntung. Mereka saling membutuhkan.
·        Menangani keluhan, hal yang paling sering dihadapi oleh para pembisnis adalah keluhan yang disampaikan kepada pihak konsumen. Perilaku konsumen yang memprotes layanan atau barang yang dijajakan bisa sangat mengerikan.

Referensi:

Tulisan 2

Hukum Permintaan dan Penawaran by Deani Syafira

Quiz 2


1.      Jelaskan definisi dari permintaan dan penawaran ?
Permintaan :  Sejumlah barang yang dibeli atau diminta pada suatu harga dan waktu tertentu.
Penawaran  : Sejumlah barang yang dijual atau ditawarkan pada suatu harga.
Contoh permintaan adalah di pasar kebayoran lama yang bertindak sebagai permintaan adalah pembeli, sedangkan penjual sebagai penawaran. Ketika terjadi transaksi antara pembeli dan penjual maka keduanya akan sepakat terjadi transaksi pada harga tertentu yang mungkin hasil dari tawar-menawar yang alot.

2.      Jelaskan hukum dari permintaan dan penawaran ?
Hukum permintaan adalah hukum yang menjelaskan tentang adanya hubungan yang bersifat negatif antara tingkat harga dengan jumlah barang yang diminta. Apabila harga naik jumlah barang yang diminta sedikit dan apabila harga rendah jumlah barang yang ingin diminta meningkat.
Dengan demikian hukum permintaan berbunyi :
“ semakin turun tingkat harga, maka semakin banyak jumlah barang yang tersedia diminta, dan sebaliknya semakin naik tingkat harga semakin sedikit jumlah barang yang bersedia diminta “
Pada hukum permintaan berlaku asumsi ceteris paribus. Artinya hukum permintaan tersebut berlaku jika keadaan atau faktor-faktor selain harga tidak berubah (dianggap tetap).
Hukum penawaran adalah bahwa semain ringgi harga, jum;ah barang yang ditawatkan semakin banyak. Sebaliknya semakin rendah harga barang, jumlah barang yang ditawarkan semakin sedikit. Inilah yang disebut hukum penawaran. Hukum penawaran menunjukan keterkaitan antara jumlag barang yang ditawarkan dengan tingkat harga.
Dengan demikian bunyi hukum penawaran berbunyi :
  Semakin tinggi harga, semakin banyak jumlah barang yang bersedia ditawarkan. Sebaliknya, semakin rendah tingkat harga, semakin sedikit jumlah barang yang bersedia ditawarkan “
Hukum penawaran akan berlaku apabila faktor-faktor lainnya memengaruhi penawaran tidak berubah (ceteris paribus).

3.      Jelaskan factor apa saja yang dapat mempengaruhi hukum permintaan dan penawaran ?
Permintaan
·        Harga barang itu sendiri
Harga barang akan memenuhi jumlah barang yang diminta. Jika harga naik jumlah permintaan barang tersebut akan menurun, sedangkan jika harga turun maka jumlah permintaan barang akan meningkat.
·        Harga barang substitusi (pengganti)
Harga barang dan jasa pengganti (substitusi) ikut memengaruhi jumlah barang dan jasa yang diminta. Apabila harga dari barang substitusi lebih murah maka orang akan beralih pada barang substitusi tersebut.
·        Harga barang komplementer (pelengkap)
Barang pelengkap juga dapat memengaruhi permintaan barang/ jasa. Misalnya sepeda motor, barang komplementernya bensin. Apabila harga bensin naik, maka kecenderungan orang untuk membeli sepeda motor akan turu, begitu juga sebaliknya.
·        Jumlah pendapatan
Besar kecilnya pendapatan yang diperoleh seseorang turut menentukan besarnya permintaan akan barang dan jasa.
·        Selera konsumen
Selera konsumen terhadap barang dan jasa dapat memengaruhi jumlah barang yang diminta.
·        Intensitas kebutuhan konsumen
Intensitas kebutuhan konsumen berpengaruh terhadap jumlah barang yang diminta.
·        Perkiraan harga di masa depan
Apabila konsumen memperkirakan bahwa harga akan naik maka konsumen cenderung menambah jumlah barang yang dibeli karena ada kekhawatiran harga akan semakin mahal.
·        Jumlah penduduk
Pertambahan penduduk akan memengaruhi jumlah barang yang diminta.
               Penawaran
·        harga barang itu sendiri
apabila barang yang ditawarkan mengalami kenaikan, maka jumlah barang yang ditawarkan juga akan semakin meningkat.
·        Harga barang pengganti
Apabila harga barang pengganti meningkat maka penjual akan meningkatkan jumlah barang yang ditawarkan.
·        Biaya produksi
Biaya produksi berkaitan dengan biaya yang digunakan dalam proses produksi, seperti biaya untuk membeli bahan baku, biaya untuk gaji pegawai, biaya untuk bahan-bahan penolong, dan sebagainya.
·        Kemajuan teknologi
Kemajuan teknologi sangat berpengaruh terhadap besar kecilnya barang yang ditawarkan.
·        Pajak
Pajak yang merupakan ketetapan pemerinta terhadap suatu produk yang sangat berpengaruh terhadap tinggi rendahnya harga.
·        Perkiraan harga di masa depan
Perkiraan harga di masa datang samgat memengaruhi besar keculnya jumlah penawaran.

4.      Factor apa saja yang dapat menggeser hukum permintaan dan penawaran ? jelaskan !
faktor-faktor yang dapat menggeser kurva permintaan
Ø  Perubahan harga barang itu sendiri dan perubahan factor ceteris paribus.
Faktor-faktor yang dapat menggeser hukum penawaran
Ø  Ceteris paribus seperti perubahan teknik produksi, harga barang yang terkait, biaya produksi dan harga input.

5.      Buatlah ilustrasi penentuan harga keseimbangan dalam hukum permintaan dan penawaran ? (kasus buat sendiri)
Keseimbangan antara harga dan jumlah penawaran adalah jika permintaan dan penawaran saling menutupi. Berapapun harganya di atas keseimbangan, jumlah barang yang disediakan akan melebihi jumlah permintaan,dan akan menghasilkan kelebihan jumlah barang (juga tidak ada transaksi antara pembeli dan penjual). Sedangkan pada saat harga berada di bawah nilai keseimbangan, jumlah permintaan akan melebihi jumlah barang yang ditawarkan, sehingga hasilnya adalah kurangnya jumlah persediaan barang. Hanya dengan mempertemukannya akan terjadi jumlah permintaan dan jumlah penawaran yang setara. Dengan demikian harga dan nilai keseimbangan akan stabil.
https://encrypted-tbn2.google.com/images?q=tbn:ANd9GcSblcr_KxXtuwsLAiouOF9oqt_9fg8IZNoQHymzWzpdsCbX2-do



  http://www.organisasi.org/1970/01/pengertian-permintaan-dan-penawaran-hukum-faktor-yang-mempengaruhi.html   http://id.wikipedia.org/wiki/Penawaran_dan_permintaan 
  http://id.wikipedia.org/wiki/Kurva_permintaan 
  http://rudyberbagi.blogspot.com/2012/05/materi-permintaan-dan-penawaran.html

Kamis, 20 Maret 2014

Tulisan 1

Sistem Perekonomian by Deani Syafira

Quiz 1



Materi Ruang lingkup ekonomi
Soal :
1.      Jelaskan tentang definisi dari ekonomi dan perekonomian (Minimal 3 definisi ) ?
2.      Apa saja yang menjadi masalah pokok dalam ekonomi ? jelaskan !
3.      Bagaimana masalah pokok ekonomi dapat mempengaruhi mekanisme harga ?
4.      Apa yang dimaksud dengan system perekonomian ?
5.      Jelakan system ekonomi yang berkembang saat ini ?
 
Jawab :

1.      Jelaskan tentang definisi  dari ekonomi dan perekonomian ?

Ekonomi    : sebuah bidang kajian tentang pengurusan sumber daya material individu, masyarakat, dan negara untuk meningkatkan kesejahteraan hidup manusia. Karena ekonomi merupakan ilmu tentang perilaku dan tindakan manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya yang bervariasi dan berkembang dengan sumber daya yang ada melalui pilihan-pilihan kegiatan produksi, konsumsi dan atau distribusi.
Perekonomian : Bidang perekonomian merupakan suatu bidang kegiatan manusia dalam rangka mencukupi kebutuhan disamping alat pemuas kebutuhan yang terbatas. Hal tersebut dalam ilmu ekonomi menyangkut berbagai bidang antara lain permintaan, penawaran, produksi, distribusi barang dan jasa. Barang ekonomi tidak bisa dilepaskan dengan faktor-faktor lainnya yang saling berkaitan. Perekonomian selain dikaitkan dengan wilayah geografi suatu Negara, juga sumber kekayaan alam, sumber daya manusia, cita-cita masyarakat yang lazim disebut ideology, akumulasi kekuatan, kekuasaan, serta kebijaksanaan yang akan diterapkan dalam kegiatan produksi dan distribusi, nilai sosial budaya, serta pertahanan dan keamanan yang memberikan jaminan lancarnya roda kegiatan ekonomi suatu bangsa. Proses tersebut akan mempunyai dampak positif dalam arti meningakatkan kesejahteraan suatu bangsa manakala kegiatan ekonomi itu terselenggara dalam posisi keseimbangan antara permintaan dan penawaran, produksi, distribusi barang dan jasa (Pramono, 1995).
Berikut ini adalah pengertian dan definisi ekonomi menurut beberapa ahli :
·        ADAM SMITH
Ekonomi adalah penyelidikan tentang keadaan dan sebab adanya kekayaan negara.
·        MILL J. S
Ekonomi adalah sains praktikal tentang pengeluaran dan penagihan.
·        ABRAHAM MASLOW
Ekonomi adalah salah satu bidang pengkajian yang mencoba menyelesaikan masalah keperluan asas lehidupan manusia melalui penggemblengan segala sumber ekonomi yang ada dengan berasaskan prinsip serta teori tertentu dalam suatu sistem ekonomi yang dianggap efektif dan efisien.
·        HERMAWAN KARTAJAYA
Ekonomi adalah platform dimana sektor industri melekat diatasnya.
·        PAUL A. SAMUELSON
Ekonomi merupakan cara-cara yang dilakukan oleh manusia dan kelompoknya untuk memanfaatkan sumber-sumber yang terbatas untuk memperoleh berbagai komoditi dan mendistribusikannya untuk dikonsumsi oleh masyarakat.

2.      Apa saja yang menjadi masalah pokok dalam ekonomi ? Jelaskan !

Ø  Inflasi, Pengangguran, Kemiskinan, Hutang Luar Negeri
Ø  Inti masalah ekonomi berada pada kebutuhan manusia yang semakin lama semakin meningkat, sedangkan pemenuhan kebutuhan yang berdasarkan sumber daya alam semakin lama semakin berkurang. Oleh karena itulah, ilmu ekonomi menjadi sarana yang penting untuk bisa memecahkan masalah ekonomi.

Dalam ilmu ekonomi, dikenali istilah skala peioritas kebutuhan. Hal ini diperlukan untuk memecahkan masalah ekonomi sehingga dengan jumlah alat pemuas kebutuhan yang terbatas, manusia tetap bisa memenuhi kebutuhannya.

Dengan skala prioritas kebutuhan, manusia diharapkan mampu memilih barang-barang apa saja yang sangat penting serta barang-barang apa saja yang pemenuhannya bisa ditunda. Proses memilih pun tidak terlepas dari pentingnya ilmu ekonomi karena dalam proses tersebut dibutuhkan pemahaman mengenai jenis-jenis barang berdasarkan fungsi, proses produksinya, serta kelangkaannya.

Setelah mengetahui inti masalah ekonomi, ilmu ekonomi juga memberikan pemahaman mengenai masalah pokok ekonomi, yakni mengetahui barang dan jasa apa saja yang seharusnya diproduksi oleh masyarakat, bagaimana cara menghasilkan barang dan jasa tersebut, serta untu siapa barang dan jasa tersebut dihasilkan?

Setelah mengetahui masalah pokok ekonomi dalam ilmu ekonomi, para pelaku ekonomi dituntut untuk mengetahui dan memahami sistem ekonomi yang digunakan dalam proses pemenuhan kebutuhan. Ada beberapa faktor yang berpengaruh terhadap pembentukan sistem ekonomi, yakni lembaga ekonomi, lembaga sosial, lembaga ide, lembaga pemerintah, serta keadaan politik, hukum yang berlaku, dan politik luar negeri.
  
3.      Bagaimana masalah pokok ekonomi dapat mempengaruhi mekanisme harga ?

Berdasarkan pada keterbatasan pada sumber daya yang ada maka manusia harus memilih barang-barang yang mana yang perlu dihasilkan agar mendapatkan hasil kepuasan maksimum. Karenanya, timbullah 3 masalah pokok ekonomi berikut ini :
a.      Barang dan jasa apa yang akan dihasilkan ?
b.      Bagaimana barang dan jasa itu dihasilkan ?
c.      Untuk siapa barang dan jasa itu di hasilkan ?
Berdasarkan dengan kebutuhan apa yang paling mendesak bagi masyarakat. Jika masyarakat menginginkan suatu barang tertentu, maka diproduksilah barang tersebut, sehingga hasil produksi bisa terserap oleh masyarakat. Misalnya, pada awal perkembangan laptop kecil (palm top), masyarakat kurang antusias terhadap prouk tersebut, sehingga produk tersebut tidak terserap secara baik di masyarakat. Akan tetapi akhir-akhir ini kembali lagi muncul laptop kecil (dengan nama baru netbook), masyarakat sangat antusias dengan produk lama yang muncul kembali ini. Kemunculannya sangat tepat dengan keinginan masyarakat sekarang yang menginginkan gedget yang serba portable, ringan, nyaman, kaya fitur, akses internet dan tentu saja dengan harga yang jauh lebih murah.
Berkaitan dengan teknik bagaimana menghemat sumber daya untuk menghasikan produksi yang maksimal. Misalnya dengan menggantikan produksi manual dengan produksi secara mesin. Cara ini bisa mempercepat produksi, menghemat bahan mentah dan sebagainya, sehingga bisa menghemat biaya produksi dan bisa memenuhi kebutuhan lebih banyak.
Menyangkut siapa yang akan memakai barang hasil produksi, misalnya ada barangyang khusus untuk anak-anak, ramaja, orang dewasa, kemudian barang khusus untuk kalangan menengah ke atas atau menengah ke bawah.
Untuk memecahkan masalah tersebut, masyarakat melakukan beberapa hal berikut :
a.      Tradisi dan kebiasaan yang dilakukan oleh masyarakat primitif.
b.      Insting yang biasa dilakukan oleh binatang.
c.      Perintah yang dilakukan di dalam masyarakat yang mana diktator berkuasa.
d.      Mekanisme harga yaitu suatu proses yang terjadi di masyarakat dimana terjadi gaya tarik menarik antara prdusen dan konsumen  di pasar input maupun output.
Gerak dari setiap input (faktor-faktor produksi) dan output (barang) bisa digunakan untuk memecahkan 3 maslah popok dalam ekonomi masyarakat :
ü  Bila permintaan terhadap suatu barang naik, maka harga jual barang tersebut akan naik, sehingga penjualan mendapatkan untung lebih besar. Produsen akan meningkatkan kapasitas produksi, barang-barang menjadi berlimpah, maka harga barang menjadi turun an akhirnya produsen menyesuaikan jumlah barang yang diproduksi. Isini terlihat bahwa gerak harga barang bisa menentukan apa dan berapa jumlah barang yang bisa diproduksi.
ü  Barang-barang diproduksi dari beberapa faktor produksi. Apabila salah satu atau lebih faktor produksi mengalami kenaikan harga, maka para produsen cenderung akan menghemat faktor produksi terebut atau menggunakan faktor produksi yang lain atau substirusi. Sehingga bisa disimpulkan bahw gerak harga input mempengaruhi kombinasi yang akan dipakai produsen dalam menjalankan proses produksinya.
ü  Ketika barang hasil produksi itu dijual kepada konsumen, maka konsumen membelinya dengan penghasilannya dari hasil penjualan faktor produksi yang dimilikinya kepada produsen. Sehingga bisa disimpulkan bahwa faktor produksi dan harga setiap unitnya mempengaruhi besar kecil penghasilan seseorang.
Walaupun bisa memecahkan masalah-masalah diatas, mekanisme harga tidak bisa digunakan untuk memecahkan semua masalah-masalah ekonomi yang ada, beberapa diantaranya yang berkaitan dengan masalah khusus berikut ini :
§  distribusi pendapatan, tidak selamanya mekanisme harga memecahkan masalah secara adil.
§  Ketidak sempurnaan pasar, kekuatan ekonomi yang terlalu berbeda di pasar akan menyebabkan mekanisme harga yang terjadi tidak mencerminkan prioritas masyarakat secara wajar, sehingga tidak terpecahkan secara baik.
§  Barang-barang kolektif, berang-barang tertentu yang hanya bisa disediakan secara kolektif masyarakat, maka harga barang tersebut tidak ada, kalaupun ada tidak mencerminkan kebutuhan masyarakat yang sebenarnya, sehingga jelas hal ini tidak bisa dipecahkan. Misal keamanan masyarakat.
§  Eksternalitas, mekanisme harga tidak bisa memperhitungkan maslah-masalah sosial yang timbul sebagai akibat dari kegiatan ekonomi.
§  Pengelolaan perekonomian secara makro, mekanisme harga tidak bisa menstabilkan gejolak naik dan turunnya kegiatan ekonomi secara nasional.

4.      Apa yang dimaksud dengan system perekonomian ?

Sistem perekonomian adalah sistem yang digunakan oleh suatu negara untuk mengalokasikan sumber daya yang dimilikinya baik kepada individu maupun organisasi di negara tersebut. Perbedaan mendasar antara sebuah sistem ekonomi dengan sistem ekonomi lainnya adalah bagaimana cara sistem itu mengatur faktor produksinya. Dalam beberapa sistem, seorang individu boleh memiliki semua faktor produksi. Sementara dalam sistem lainnya, semua faktor tersebut dipegang oleh pemerintah. Kebanyakan sistem ekonomi di dunis berada diantara dua sistem ekstrem tersebut.
Selain faktor produksi, sistem ekonomi juga dapat dibedakan dari cara sistem tersebut mengatur produksi dan alokasi. Sebuah perekonomian terencana (planned economies) memberikan hak kepada pemerintah untuk mengatur faktor-faktor produksi dan alokasi hasil produksi. Sementara pada perekonomian pasar (market economies), pasarlah yang mengatur faktor-faktor produksi dan alokasi barang dan jasa melalui penawaran dan permintaan.

5.      Jelaskan sistem ekonomi yang berkembang saat ini ?

·        Perekonomian terencana
Ada dua bentuk utama perekonomian terencana, yaitu komunisme dan sosialisme. Sebagai wujud pemikiran Karl Marx, komunisme adalah sistem yang mengharuskan pemerintah memiliki dan menggunakan seluruh faktor produksi. Namun, lanjutnya kepemilikan pemerintah atas faktor-faktor produksi tersebut hanyalah sementara. Ketika perekonomian masyarakat dianggap telah matang, pemerintah harus memberikan hak atas faktor-faktor produksi itu kepada para buruh. Uni Soviet dan banyak negara Eropa Timur lainnya menggunakan sistem ekonomi ini hingga akhir abad ke-20. Namun saat ini, hanya Kuba, Korea Utara, Vietnam, dan RRC yang menggunakan sistem ini. Negara-negara itu pun tidak sepenuhnya mengatur faktor produksi. China, misalnya, mulai melonggarkan peraturan dan memperbolehkan perusahaan swasta mengontrol produksinya sendiri.

·        Sistem ekonomi tradisional
Pada kehidupan masyarakat tradisional berkembang suatu sistem ekonomi tradisional. Dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka dengan bergantung pada sumber daya alam. Masyarakat juga memproduksi barang pemenuh kebutuhan yang di produksi hanya untuk kebutuhan tiap-tiap rumah tangga. Dengan demikian rumah tangga dapat bertindak sebagai konsumen, produsen, dan keduanya.

·        Perekonomian pasar
Perekonomian pasar bergantung pada kapitalisme dan liberalisme untuk menciptakan sebuah lingkungan dimana produsen dan konsumen bebas menjual dan membeli barang yang mereka inginkan (dalam batas-batas tertentu). Sebagai akibatnya, barang yang di produksi dan harga yang berlaku ditentukan oleh mekanisme penawaran-permintaan.

·        Perekonomian pasar campuran
Perekonomian pasar campuran atau mixed market economies adalah gabungan antara sistem perekonomian pasar dan terencana. Menurut Griffin, tidak ada satu negara pun di dunia ini yang benar-benar melaksanakan perekonomian pasar atau pun terencana, bahkan negara seperti Amerika Serikat. Meskipun dikenal sangat bebas, pemerintah Amerika Serikat tetap mengeluarkan beberapa peraturan yang membatasi kegiatan ekonomi. Misalnya larangan untuk menjual barang-barang tertentu untuk anak di bawah umur, pengontrolan iklan (advertising), dan lain-lain. Begitu pula dengan negara-negara perekonomian terencana. Saat ini, banyak negara-negara Blok Timur yang telah melakukan privatisasi-pengubahan status perusahaan pemerintah menjadi perusahaan swasta.