Rabu, 26 Maret 2014

Quiz 4



Soal :
1.      Apa yang dimaksud dengan elastisitas ?
2.      Mengapa elastisitas perlu di kaji lebih mendalam oleh sebuah perusahaan atau industry ?
3.      Jelaskan konsep elastisitas harga, silang dan pendapatan ?
4.      Faktor apa yang menentukan tingkat elastisitas ?
5.      Bagaimana menurut anda tentang konsep elastisitas ?
Jawab :
1.      Elastisitas merupakan derajat kepekaan kuantitas yang diminta/ ditawarkan terhadap salah satu faktor yang mempengaruhi fungsi permintaan/ penawaran.
2.      Elastisitas memang perlu di kaji lebih mendalam lagi oleh sebuah perusahaan atau industri agar sebuah perusahaan atau industri tersebut dapat menentukan harga jual suatu barang (produk) yang akan dibuat (produksi) supaya produk tersebuat lebih terjangkau bagi seluruh konsumen, karena jika suatu perusahaan atau industri mematok/ menentukan harga yang terlalu tinggi maka konsumen pun akan mencari barang (produk) yang harganya lebih murah.
3.      Elastisitas harga permintaan adalah persentase perubahan kuantitas yang diminta yang disebabkan oleh perubahan harga barang tersebut sebesar satu persen.
Ed = {(% perubahan jumlah yang diminta/ % perubahan harga brang tersebut)}
Ed = - [(dQ/Q) / (dP/P)], atau
Ed = [(dQ/dP) / (P semula / Q semula)
Simbol d adalah delta atau perubahan.
Elastisitas silang (Ec) adalah persentase perubahan kuantitas barang x yang diminta yang disebabkan oleh perubahan harga barang y (yang berkaitan fungsi) sebesar satu persen.
Ec = {% perubahan kuantitas barang x / % perubahan harga barang y)}
Ec = {(dQx/Qx) / (dPy/Py)}.
Elastisitas pendapatan (Ei) adalah persentase perubahan kuantitas komoditi yang diminta yang disebabkan oleh perubahan penapatan konsumen sebesar satu persen.
Ei = {% perubahan kuantitas yang diminta / % perubahan pendapatan}
Ei = {(dQ/Q) / (dl/I)}
d adalah delta dan I adalah Income
elastisitas harga permintaan mengukur tingkat reaksi konsumer terhadap perubahan harga. Elastisitas ini dapat menceritakan pada produsen apa yang terjadi terhadap penerimaan penualan mereka, jika mereka merubah strategi harga, apakah kenaikan/ menurunkan jumlah barang yang akan dijualnya.


4.      a. Tingkat kebutuhan
b. Adanya barang-barang substitusi
c. pendapatan konsumsi
d. Perubahan harga dan barang yang diminta
e. Adanya barang yang serbaguna
f. Tradisi
g. Mode
5.      dalam ilmu ekonomi, elastisita adalah perbandingan perubahan proporsional dari sebuah variabel dengan perubahan variabel lainnya. Dengan kata lain, elastisitas mengukur seberapa besar kepekaan atau reaksi knsumen terhadap perubahan harga. Elastisitas juga merupakan salah satu konsep penting untuk mengalami beragam permasalahan di bidang ekonomi,. Konsep elastisitas sering dipakai sebagai dasar analisis ekonomi, seperti dalam menganalisis permintaan, penawaran, penerimaan pajak, maupun distribusi kemakmuran. Macam-macam konsep elastisitas :
1.      Elastisitas Harga Permintaan (Price Elacticity of Demand) adalah tingakat perubahan permintaan terhadap barang/ jasa, yang diakibatkan peubahan harga barang/ jasa tersebut.
2.      Elastisitas Silang (Cross Elasticity) menunjukan hubungan antara jumlah barang yang diminta terhadap perubahan harga barang lain yang mempunyai hubungan dengan barang tersebut. Terdapat tiga macam respons perubahan permintaan suatu barang :
a.      Elastisitas silang positve : peningkatan harga barang A meningkatkan jumlah permintaan barang B.
b.      Elastisitas silang negative : peningkatan harga barang A mengakibatkan turunnya permintaan barang B.
c.      Elastisitas silang nol : peningkatan harga barang A tidak akan mengakibatkan perubahan permintaan barang B.

Tulisan 3

Perilaku Konsumen by Deani Syafira

Quiz 3



Soal :
1.      Apa yang dimaksud dengan perilaku konsumen ?
2.      Mengapa perilaku konsumen perlu di kaji lebih mendalam oleh sebuah perusahaan atau industry ?
3.      Jelaskan pendekatan yang dapat digunakan dalam analisa perilaku konsumen ?
4.      Faktor apa yang menentukan perilaku konsumen ?
5.      Bagaimana menyikapi masalah perilaku konsumen ?
Jawab :
1.      Perilaku konsumen adalah proses dan aktivitas, ketika seseorang berhubungan dengan pencaria, pemilihan, pembelian, penggunaan, serta pengevaluasian produk dan jasa demi memenuhi kebutuhan dan keinginan. Perilaku konsumen merupakan hal-hal yang mendasari konsumen untuk membuat keputusan pembelian. Untuk barang berharga jual rendah (low-involvement) proses pengambilan keputusan dilakukan dengan mudah, sedangkan untuk barang berharga jual tinggi (high-involvement) proes pengambilan keputusan dilakukan dengan perimbangan yang matang.
2.      Untuk Mendesain bauran pemasaran, Mensegmen pasar bisnis, Memposisikan dan Mendeferensiasikan produk, Melaksanakan analisis lingkungan, Mengembangkan studi riset pasar.
3.      Terdapat tiga pendekatan utama dalam meneliti perilaku konsumen.
·        Pendekatan pertama adalah pendekatan interpretif. Pendekatan ini menggali secara mendalam perilaku konsumsi dan hal yang mendasarinya.
·        Pendekatan kedua adalah pendekatan tradisional yang didasari pada teori dan metode dari ilmu psikologi kognitif, sosial, dan behaviorial serta dari ilmu sosiologi. Pendekatan ini bertujuan mengembangkan teori dan metode untuk menjelaskan perilaku dan pembuatan keputusan konsumen.
·        Pendekatan ketiga disebut sebagai sains marketing yang didasari pada teori dan metode dari ilmu ekonomi dan statistika. Pendekatan ini dilakukan dengan mengembangkan dan menguji coba model matematika berdasarkan hirari kebutuhan manusia menurut Abraham Maslow untuk memprediksi pengaruh strategi merketing terhadap pilihan dan pola konsumsi, yang dikenal dengan sebutan moving rate analysis.
Ketiga pendekatan sama-sama memiliki nilai dan tinggi dan memberikan pemahaman atas perilaku konsumen dan strategi marketing dari sudut pandang dan tingkatan analisis yang berbeda. Sebuah perusahaan dapat saja menggunakan salah satu atau seluruh pendekatan, tergantung permasalahan yang dihadapi perusahaan tersebut.
4.      Menurut Kolter, Philip, Keller, Kevin Lane faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen :
·        Faktor budaya
·        Faktor sosial
·        Faktor pribadi
·        Faktor psikologi
Sedangkan menurut James F. Engel – Roger D Blackwell – Paul W. Miniart dalam saladin terdapat tiga faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen :
·        Pengaruh lingkungan, terdiri dari budaya, kelas sosial, keluarga da situasi.
·        Perbedaan dan pengaruh individu, terdiri dari motivasi dan keterlibatan, pengetahuan, sikap, kepribadian, gaya hidup, dan demografi.
·        Proses psikologi, terdiri dari pengolahan informasi, pembelajaran, perubahan sikap dan perilaku.
5.      Tidak mudah bagi para pembisnis menghadapi perilaku para konsumen yang beragam. Peristiwa pemukulan yang dilakukan seorang pejabat disuatu daerah di Pulau Sumatra terhadap seorang pramugari adalah contoh betapa peliknya permasalahan perilaku konsumen di Indonesia. Bagaimana pun para konsumen ingin mendapatkan penghargaan terhadap uang yang telah mereka keluarkan. Namun, pihak pembisnis pun mempunyai prosedur yang tidak bisa dielakan.
·        Saling untung, sudah seharusnya hubungan antara pembisnis dan konsumennya saling menguntungkan dan bukan saling adu buntung. Mereka saling membutuhkan.
·        Menangani keluhan, hal yang paling sering dihadapi oleh para pembisnis adalah keluhan yang disampaikan kepada pihak konsumen. Perilaku konsumen yang memprotes layanan atau barang yang dijajakan bisa sangat mengerikan.

Referensi:

Tulisan 2

Hukum Permintaan dan Penawaran by Deani Syafira

Quiz 2


1.      Jelaskan definisi dari permintaan dan penawaran ?
Permintaan :  Sejumlah barang yang dibeli atau diminta pada suatu harga dan waktu tertentu.
Penawaran  : Sejumlah barang yang dijual atau ditawarkan pada suatu harga.
Contoh permintaan adalah di pasar kebayoran lama yang bertindak sebagai permintaan adalah pembeli, sedangkan penjual sebagai penawaran. Ketika terjadi transaksi antara pembeli dan penjual maka keduanya akan sepakat terjadi transaksi pada harga tertentu yang mungkin hasil dari tawar-menawar yang alot.

2.      Jelaskan hukum dari permintaan dan penawaran ?
Hukum permintaan adalah hukum yang menjelaskan tentang adanya hubungan yang bersifat negatif antara tingkat harga dengan jumlah barang yang diminta. Apabila harga naik jumlah barang yang diminta sedikit dan apabila harga rendah jumlah barang yang ingin diminta meningkat.
Dengan demikian hukum permintaan berbunyi :
“ semakin turun tingkat harga, maka semakin banyak jumlah barang yang tersedia diminta, dan sebaliknya semakin naik tingkat harga semakin sedikit jumlah barang yang bersedia diminta “
Pada hukum permintaan berlaku asumsi ceteris paribus. Artinya hukum permintaan tersebut berlaku jika keadaan atau faktor-faktor selain harga tidak berubah (dianggap tetap).
Hukum penawaran adalah bahwa semain ringgi harga, jum;ah barang yang ditawatkan semakin banyak. Sebaliknya semakin rendah harga barang, jumlah barang yang ditawarkan semakin sedikit. Inilah yang disebut hukum penawaran. Hukum penawaran menunjukan keterkaitan antara jumlag barang yang ditawarkan dengan tingkat harga.
Dengan demikian bunyi hukum penawaran berbunyi :
  Semakin tinggi harga, semakin banyak jumlah barang yang bersedia ditawarkan. Sebaliknya, semakin rendah tingkat harga, semakin sedikit jumlah barang yang bersedia ditawarkan “
Hukum penawaran akan berlaku apabila faktor-faktor lainnya memengaruhi penawaran tidak berubah (ceteris paribus).

3.      Jelaskan factor apa saja yang dapat mempengaruhi hukum permintaan dan penawaran ?
Permintaan
·        Harga barang itu sendiri
Harga barang akan memenuhi jumlah barang yang diminta. Jika harga naik jumlah permintaan barang tersebut akan menurun, sedangkan jika harga turun maka jumlah permintaan barang akan meningkat.
·        Harga barang substitusi (pengganti)
Harga barang dan jasa pengganti (substitusi) ikut memengaruhi jumlah barang dan jasa yang diminta. Apabila harga dari barang substitusi lebih murah maka orang akan beralih pada barang substitusi tersebut.
·        Harga barang komplementer (pelengkap)
Barang pelengkap juga dapat memengaruhi permintaan barang/ jasa. Misalnya sepeda motor, barang komplementernya bensin. Apabila harga bensin naik, maka kecenderungan orang untuk membeli sepeda motor akan turu, begitu juga sebaliknya.
·        Jumlah pendapatan
Besar kecilnya pendapatan yang diperoleh seseorang turut menentukan besarnya permintaan akan barang dan jasa.
·        Selera konsumen
Selera konsumen terhadap barang dan jasa dapat memengaruhi jumlah barang yang diminta.
·        Intensitas kebutuhan konsumen
Intensitas kebutuhan konsumen berpengaruh terhadap jumlah barang yang diminta.
·        Perkiraan harga di masa depan
Apabila konsumen memperkirakan bahwa harga akan naik maka konsumen cenderung menambah jumlah barang yang dibeli karena ada kekhawatiran harga akan semakin mahal.
·        Jumlah penduduk
Pertambahan penduduk akan memengaruhi jumlah barang yang diminta.
               Penawaran
·        harga barang itu sendiri
apabila barang yang ditawarkan mengalami kenaikan, maka jumlah barang yang ditawarkan juga akan semakin meningkat.
·        Harga barang pengganti
Apabila harga barang pengganti meningkat maka penjual akan meningkatkan jumlah barang yang ditawarkan.
·        Biaya produksi
Biaya produksi berkaitan dengan biaya yang digunakan dalam proses produksi, seperti biaya untuk membeli bahan baku, biaya untuk gaji pegawai, biaya untuk bahan-bahan penolong, dan sebagainya.
·        Kemajuan teknologi
Kemajuan teknologi sangat berpengaruh terhadap besar kecilnya barang yang ditawarkan.
·        Pajak
Pajak yang merupakan ketetapan pemerinta terhadap suatu produk yang sangat berpengaruh terhadap tinggi rendahnya harga.
·        Perkiraan harga di masa depan
Perkiraan harga di masa datang samgat memengaruhi besar keculnya jumlah penawaran.

4.      Factor apa saja yang dapat menggeser hukum permintaan dan penawaran ? jelaskan !
faktor-faktor yang dapat menggeser kurva permintaan
Ø  Perubahan harga barang itu sendiri dan perubahan factor ceteris paribus.
Faktor-faktor yang dapat menggeser hukum penawaran
Ø  Ceteris paribus seperti perubahan teknik produksi, harga barang yang terkait, biaya produksi dan harga input.

5.      Buatlah ilustrasi penentuan harga keseimbangan dalam hukum permintaan dan penawaran ? (kasus buat sendiri)
Keseimbangan antara harga dan jumlah penawaran adalah jika permintaan dan penawaran saling menutupi. Berapapun harganya di atas keseimbangan, jumlah barang yang disediakan akan melebihi jumlah permintaan,dan akan menghasilkan kelebihan jumlah barang (juga tidak ada transaksi antara pembeli dan penjual). Sedangkan pada saat harga berada di bawah nilai keseimbangan, jumlah permintaan akan melebihi jumlah barang yang ditawarkan, sehingga hasilnya adalah kurangnya jumlah persediaan barang. Hanya dengan mempertemukannya akan terjadi jumlah permintaan dan jumlah penawaran yang setara. Dengan demikian harga dan nilai keseimbangan akan stabil.
https://encrypted-tbn2.google.com/images?q=tbn:ANd9GcSblcr_KxXtuwsLAiouOF9oqt_9fg8IZNoQHymzWzpdsCbX2-do



  http://www.organisasi.org/1970/01/pengertian-permintaan-dan-penawaran-hukum-faktor-yang-mempengaruhi.html   http://id.wikipedia.org/wiki/Penawaran_dan_permintaan 
  http://id.wikipedia.org/wiki/Kurva_permintaan 
  http://rudyberbagi.blogspot.com/2012/05/materi-permintaan-dan-penawaran.html