Rabu, 26 Maret 2014
Quiz 2
1.
Jelaskan definisi dari permintaan dan penawaran ?
Permintaan :
Sejumlah barang yang dibeli atau diminta pada suatu harga dan waktu
tertentu.
Penawaran :
Sejumlah barang yang dijual atau ditawarkan pada suatu harga.
Contoh permintaan adalah di pasar kebayoran lama
yang bertindak sebagai permintaan adalah pembeli, sedangkan penjual sebagai
penawaran. Ketika terjadi transaksi antara pembeli dan penjual maka keduanya
akan sepakat terjadi transaksi pada harga tertentu yang mungkin hasil dari
tawar-menawar yang alot.
2.
Jelaskan hukum dari permintaan dan penawaran ?
Hukum
permintaan adalah hukum yang
menjelaskan tentang adanya hubungan yang bersifat negatif antara tingkat harga
dengan jumlah barang yang diminta. Apabila harga naik jumlah barang yang
diminta sedikit dan apabila harga rendah jumlah barang yang ingin diminta
meningkat.
Dengan demikian hukum permintaan berbunyi :
“ semakin
turun tingkat harga, maka semakin banyak jumlah barang yang tersedia diminta,
dan sebaliknya semakin naik tingkat harga semakin sedikit jumlah barang yang
bersedia diminta “
Pada hukum permintaan berlaku asumsi ceteris paribus. Artinya hukum
permintaan tersebut berlaku jika keadaan atau faktor-faktor selain harga tidak
berubah (dianggap tetap).
Hukum
penawaran adalah bahwa semain
ringgi harga, jum;ah barang yang ditawatkan semakin banyak. Sebaliknya semakin
rendah harga barang, jumlah barang yang ditawarkan semakin sedikit. Inilah yang
disebut hukum penawaran. Hukum penawaran menunjukan keterkaitan antara jumlag
barang yang ditawarkan dengan tingkat harga.
Dengan demikian bunyi hukum penawaran berbunyi :
“ Semakin tinggi harga, semakin banyak jumlah
barang yang bersedia ditawarkan. Sebaliknya, semakin rendah tingkat harga,
semakin sedikit jumlah barang yang bersedia ditawarkan “
Hukum penawaran akan berlaku apabila faktor-faktor
lainnya memengaruhi penawaran tidak berubah (ceteris paribus).
3.
Jelaskan factor apa saja yang
dapat mempengaruhi hukum permintaan dan penawaran ?
Permintaan
·
Harga barang
itu sendiri
Harga barang akan
memenuhi jumlah barang yang diminta. Jika harga naik jumlah permintaan barang
tersebut akan menurun, sedangkan jika harga turun maka jumlah permintaan barang
akan meningkat.
·
Harga barang
substitusi (pengganti)
Harga barang dan
jasa pengganti (substitusi) ikut memengaruhi jumlah barang dan jasa yang
diminta. Apabila harga dari barang substitusi lebih murah maka orang akan
beralih pada barang substitusi tersebut.
·
Harga barang
komplementer (pelengkap)
Barang pelengkap
juga dapat memengaruhi permintaan barang/ jasa. Misalnya sepeda motor, barang
komplementernya bensin. Apabila harga bensin naik, maka kecenderungan orang
untuk membeli sepeda motor akan turu, begitu juga sebaliknya.
·
Jumlah
pendapatan
Besar kecilnya
pendapatan yang diperoleh seseorang turut menentukan besarnya permintaan akan
barang dan jasa.
·
Selera konsumen
Selera konsumen
terhadap barang dan jasa dapat memengaruhi jumlah barang yang diminta.
·
Intensitas
kebutuhan konsumen
Intensitas
kebutuhan konsumen berpengaruh terhadap jumlah barang yang diminta.
·
Perkiraan
harga di masa depan
Apabila konsumen memperkirakan
bahwa harga akan naik maka konsumen cenderung menambah jumlah barang yang
dibeli karena ada kekhawatiran harga akan semakin mahal.
·
Jumlah
penduduk
Pertambahan penduduk
akan memengaruhi jumlah barang yang diminta.
Penawaran
·
harga barang
itu sendiri
apabila barang yang
ditawarkan mengalami kenaikan, maka jumlah barang yang ditawarkan juga akan
semakin meningkat.
·
Harga barang
pengganti
Apabila harga
barang pengganti meningkat maka penjual akan meningkatkan jumlah barang yang
ditawarkan.
·
Biaya produksi
Biaya produksi
berkaitan dengan biaya yang digunakan dalam proses produksi, seperti biaya
untuk membeli bahan baku, biaya untuk gaji pegawai, biaya untuk bahan-bahan
penolong, dan sebagainya.
·
Kemajuan
teknologi
Kemajuan teknologi
sangat berpengaruh terhadap besar kecilnya barang yang ditawarkan.
·
Pajak
Pajak yang
merupakan ketetapan pemerinta terhadap suatu produk yang sangat berpengaruh
terhadap tinggi rendahnya harga.
·
Perkiraan
harga di masa depan
Perkiraan harga di
masa datang samgat memengaruhi besar keculnya jumlah penawaran.
4.
Factor apa saja yang
dapat menggeser hukum permintaan dan penawaran ? jelaskan !
faktor-faktor yang dapat menggeser kurva
permintaan
Ø Perubahan harga barang itu sendiri dan perubahan
factor ceteris paribus.
Faktor-faktor yang dapat menggeser hukum penawaran
Ø Ceteris paribus seperti perubahan teknik produksi,
harga barang yang terkait, biaya produksi dan harga input.
5. Buatlah ilustrasi penentuan harga keseimbangan dalam hukum
permintaan dan penawaran ? (kasus buat sendiri)
Keseimbangan antara harga dan jumlah penawaran adalah jika
permintaan dan penawaran saling menutupi. Berapapun harganya di atas
keseimbangan, jumlah barang yang disediakan akan melebihi jumlah permintaan,dan
akan menghasilkan kelebihan jumlah barang (juga tidak ada transaksi antara
pembeli dan penjual). Sedangkan pada saat harga berada di bawah nilai
keseimbangan, jumlah permintaan akan melebihi jumlah barang yang ditawarkan,
sehingga hasilnya adalah kurangnya jumlah persediaan barang. Hanya dengan
mempertemukannya akan terjadi jumlah permintaan dan jumlah penawaran yang
setara. Dengan demikian harga dan nilai keseimbangan akan stabil.

http://id.wikipedia.org/wiki/Kurva_permintaan
http://rudyberbagi.blogspot.com/2012/05/materi-permintaan-dan-penawaran.html
Kamis, 20 Maret 2014
Quiz 1
Materi Ruang lingkup ekonomi
Soal :
1.
Jelaskan tentang definisi dari ekonomi dan perekonomian
(Minimal 3 definisi ) ?
2.
Apa saja yang menjadi masalah pokok dalam ekonomi ? jelaskan !
3.
Bagaimana masalah pokok ekonomi dapat mempengaruhi mekanisme harga ?
4.
Apa yang dimaksud dengan system
perekonomian ?
5.
Jelakan system ekonomi yang
berkembang saat ini ?
Jawab :
1.
Jelaskan tentang definisi dari ekonomi dan perekonomian ?
Ekonomi : sebuah bidang kajian tentang pengurusan
sumber daya material individu, masyarakat, dan negara untuk meningkatkan
kesejahteraan hidup manusia. Karena ekonomi merupakan ilmu tentang perilaku dan
tindakan manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya yang bervariasi dan
berkembang dengan sumber daya yang ada melalui pilihan-pilihan kegiatan
produksi, konsumsi dan atau distribusi.
Perekonomian : Bidang perekonomian merupakan suatu bidang kegiatan manusia dalam rangka
mencukupi kebutuhan disamping alat pemuas kebutuhan yang terbatas. Hal tersebut
dalam ilmu ekonomi menyangkut berbagai bidang antara lain permintaan,
penawaran, produksi, distribusi barang dan jasa. Barang ekonomi tidak bisa
dilepaskan dengan faktor-faktor lainnya yang saling berkaitan. Perekonomian selain
dikaitkan dengan wilayah geografi suatu Negara, juga sumber kekayaan alam,
sumber daya manusia, cita-cita masyarakat yang lazim disebut ideology,
akumulasi kekuatan, kekuasaan, serta kebijaksanaan yang akan diterapkan dalam
kegiatan produksi dan distribusi, nilai sosial budaya, serta pertahanan dan
keamanan yang memberikan jaminan lancarnya roda kegiatan ekonomi suatu bangsa.
Proses tersebut akan mempunyai dampak positif dalam arti meningakatkan
kesejahteraan suatu bangsa manakala kegiatan ekonomi itu terselenggara dalam
posisi keseimbangan antara permintaan dan penawaran, produksi, distribusi
barang dan jasa (Pramono, 1995).
Berikut ini adalah pengertian dan definisi ekonomi
menurut beberapa ahli :
·
ADAM SMITH
Ekonomi adalah
penyelidikan tentang keadaan dan sebab adanya kekayaan negara.
·
MILL J. S
Ekonomi adalah
sains praktikal tentang pengeluaran dan penagihan.
·
ABRAHAM
MASLOW
Ekonomi adalah
salah satu bidang pengkajian yang mencoba menyelesaikan masalah keperluan asas
lehidupan manusia melalui penggemblengan segala sumber ekonomi yang ada dengan
berasaskan prinsip serta teori tertentu dalam suatu sistem ekonomi yang
dianggap efektif dan efisien.
·
HERMAWAN
KARTAJAYA
Ekonomi adalah
platform dimana sektor industri melekat diatasnya.
·
PAUL A.
SAMUELSON
Ekonomi merupakan
cara-cara yang dilakukan oleh manusia dan kelompoknya untuk memanfaatkan
sumber-sumber yang terbatas untuk memperoleh berbagai komoditi dan
mendistribusikannya untuk dikonsumsi oleh masyarakat.
2.
Apa saja yang menjadi masalah pokok dalam ekonomi
? Jelaskan !
Ø Inflasi, Pengangguran, Kemiskinan, Hutang Luar
Negeri
Ø Inti masalah ekonomi berada pada kebutuhan manusia
yang semakin lama semakin meningkat, sedangkan pemenuhan kebutuhan yang
berdasarkan sumber daya alam semakin lama semakin berkurang. Oleh karena
itulah, ilmu ekonomi menjadi sarana yang penting untuk bisa memecahkan masalah
ekonomi.
Dalam ilmu ekonomi,
dikenali istilah skala peioritas kebutuhan. Hal ini diperlukan untuk memecahkan
masalah ekonomi sehingga dengan jumlah alat pemuas kebutuhan yang terbatas,
manusia tetap bisa memenuhi kebutuhannya.
Dengan skala
prioritas kebutuhan, manusia diharapkan mampu memilih barang-barang apa saja
yang sangat penting serta barang-barang apa saja yang pemenuhannya bisa
ditunda. Proses memilih pun tidak terlepas dari pentingnya ilmu ekonomi karena
dalam proses tersebut dibutuhkan pemahaman mengenai jenis-jenis barang
berdasarkan fungsi, proses produksinya, serta kelangkaannya.
Setelah mengetahui
inti masalah ekonomi, ilmu ekonomi juga memberikan pemahaman mengenai masalah
pokok ekonomi, yakni mengetahui barang dan jasa apa saja yang seharusnya
diproduksi oleh masyarakat, bagaimana cara menghasilkan barang dan jasa
tersebut, serta untu siapa barang dan jasa tersebut dihasilkan?
Setelah mengetahui
masalah pokok ekonomi dalam ilmu ekonomi, para pelaku ekonomi dituntut untuk
mengetahui dan memahami sistem ekonomi yang digunakan dalam proses pemenuhan
kebutuhan. Ada beberapa faktor yang berpengaruh terhadap pembentukan sistem
ekonomi, yakni lembaga ekonomi, lembaga sosial, lembaga ide, lembaga
pemerintah, serta keadaan politik, hukum yang berlaku, dan politik luar negeri.
3.
Bagaimana masalah pokok ekonomi dapat mempengaruhi
mekanisme harga ?
Berdasarkan pada keterbatasan pada sumber daya
yang ada maka manusia harus memilih barang-barang yang mana yang perlu
dihasilkan agar mendapatkan hasil kepuasan maksimum. Karenanya, timbullah 3
masalah pokok ekonomi berikut ini :
a.
Barang dan
jasa apa yang akan dihasilkan ?
b.
Bagaimana
barang dan jasa itu dihasilkan ?
c.
Untuk siapa
barang dan jasa itu di hasilkan ?
Berdasarkan dengan kebutuhan apa yang paling
mendesak bagi masyarakat. Jika masyarakat menginginkan suatu barang tertentu,
maka diproduksilah barang tersebut, sehingga hasil produksi bisa terserap oleh
masyarakat. Misalnya, pada awal perkembangan laptop kecil (palm top),
masyarakat kurang antusias terhadap prouk tersebut, sehingga produk tersebut
tidak terserap secara baik di masyarakat. Akan tetapi akhir-akhir ini kembali
lagi muncul laptop kecil (dengan nama baru netbook), masyarakat sangat antusias
dengan produk lama yang muncul kembali ini. Kemunculannya sangat tepat dengan
keinginan masyarakat sekarang yang menginginkan gedget yang serba portable,
ringan, nyaman, kaya fitur, akses internet dan tentu saja dengan harga yang
jauh lebih murah.
Berkaitan dengan teknik bagaimana menghemat sumber
daya untuk menghasikan produksi yang maksimal. Misalnya dengan menggantikan
produksi manual dengan produksi secara mesin. Cara ini bisa mempercepat
produksi, menghemat bahan mentah dan sebagainya, sehingga bisa menghemat biaya
produksi dan bisa memenuhi kebutuhan lebih banyak.
Menyangkut siapa yang akan memakai barang hasil
produksi, misalnya ada barangyang khusus untuk anak-anak, ramaja, orang dewasa,
kemudian barang khusus untuk kalangan menengah ke atas atau menengah ke bawah.
Untuk memecahkan masalah tersebut, masyarakat
melakukan beberapa hal berikut :
a.
Tradisi dan
kebiasaan yang dilakukan oleh masyarakat primitif.
b.
Insting yang
biasa dilakukan oleh binatang.
c.
Perintah yang
dilakukan di dalam masyarakat yang mana diktator berkuasa.
d.
Mekanisme
harga yaitu suatu proses yang terjadi di masyarakat dimana terjadi gaya tarik
menarik antara prdusen dan konsumen di
pasar input maupun output.
Gerak dari setiap input (faktor-faktor produksi)
dan output (barang) bisa digunakan untuk memecahkan 3 maslah popok dalam
ekonomi masyarakat :
ü Bila permintaan terhadap suatu barang naik, maka
harga jual barang tersebut akan naik, sehingga penjualan mendapatkan untung
lebih besar. Produsen akan meningkatkan kapasitas produksi, barang-barang
menjadi berlimpah, maka harga barang menjadi turun an akhirnya produsen
menyesuaikan jumlah barang yang diproduksi. Isini terlihat bahwa gerak harga
barang bisa menentukan apa dan berapa jumlah barang yang bisa diproduksi.
ü Barang-barang diproduksi dari beberapa faktor
produksi. Apabila salah satu atau lebih faktor produksi mengalami kenaikan
harga, maka para produsen cenderung akan menghemat faktor produksi terebut atau
menggunakan faktor produksi yang lain atau substirusi. Sehingga bisa
disimpulkan bahw gerak harga input mempengaruhi kombinasi yang akan dipakai
produsen dalam menjalankan proses produksinya.
ü Ketika barang hasil produksi itu dijual kepada
konsumen, maka konsumen membelinya dengan penghasilannya dari hasil penjualan
faktor produksi yang dimilikinya kepada produsen. Sehingga bisa disimpulkan
bahwa faktor produksi dan harga setiap unitnya mempengaruhi besar kecil
penghasilan seseorang.
Walaupun bisa memecahkan masalah-masalah diatas, mekanisme
harga tidak bisa digunakan untuk memecahkan semua masalah-masalah ekonomi yang
ada, beberapa diantaranya yang berkaitan dengan masalah khusus berikut ini :
§ distribusi pendapatan, tidak selamanya mekanisme
harga memecahkan masalah secara adil.
§ Ketidak sempurnaan pasar, kekuatan ekonomi yang
terlalu berbeda di pasar akan menyebabkan mekanisme harga yang terjadi tidak
mencerminkan prioritas masyarakat secara wajar, sehingga tidak terpecahkan
secara baik.
§ Barang-barang kolektif, berang-barang tertentu
yang hanya bisa disediakan secara kolektif masyarakat, maka harga barang
tersebut tidak ada, kalaupun ada tidak mencerminkan kebutuhan masyarakat yang
sebenarnya, sehingga jelas hal ini tidak bisa dipecahkan. Misal keamanan
masyarakat.
§ Eksternalitas, mekanisme harga tidak bisa
memperhitungkan maslah-masalah sosial yang timbul sebagai akibat dari kegiatan
ekonomi.
§ Pengelolaan perekonomian secara makro, mekanisme
harga tidak bisa menstabilkan gejolak naik dan turunnya kegiatan ekonomi secara
nasional.
4.
Apa yang dimaksud dengan system perekonomian ?
Sistem perekonomian adalah sistem yang digunakan
oleh suatu negara untuk mengalokasikan sumber daya yang dimilikinya baik kepada
individu maupun organisasi di negara tersebut. Perbedaan mendasar antara sebuah
sistem ekonomi dengan sistem ekonomi lainnya adalah bagaimana cara sistem itu
mengatur faktor produksinya. Dalam beberapa sistem, seorang individu boleh memiliki
semua faktor produksi. Sementara dalam sistem lainnya, semua faktor tersebut
dipegang oleh pemerintah. Kebanyakan
sistem ekonomi di dunis berada diantara dua sistem ekstrem tersebut.
Selain faktor produksi, sistem ekonomi juga dapat
dibedakan dari cara sistem tersebut mengatur produksi dan alokasi. Sebuah perekonomian terencana (planned economies) memberikan hak
kepada pemerintah untuk mengatur faktor-faktor produksi dan alokasi hasil
produksi. Sementara pada perekonomian
pasar (market economies), pasarlah
yang mengatur faktor-faktor produksi dan alokasi barang dan jasa melalui penawaran
dan permintaan.
5.
Jelaskan sistem ekonomi yang berkembang saat ini ?
·
Perekonomian terencana
Ada dua bentuk
utama perekonomian terencana, yaitu komunisme dan sosialisme.
Sebagai wujud pemikiran Karl Marx, komunisme adalah sistem yang
mengharuskan pemerintah memiliki dan menggunakan seluruh faktor produksi.
Namun, lanjutnya kepemilikan pemerintah atas faktor-faktor produksi tersebut
hanyalah sementara. Ketika perekonomian masyarakat dianggap telah matang, pemerintah
harus memberikan hak atas faktor-faktor produksi itu kepada para buruh. Uni
Soviet dan banyak negara Eropa Timur lainnya menggunakan sistem
ekonomi ini hingga akhir abad ke-20. Namun saat ini, hanya Kuba, Korea
Utara, Vietnam, dan RRC yang menggunakan sistem ini.
Negara-negara itu pun tidak sepenuhnya mengatur faktor produksi. China,
misalnya, mulai melonggarkan peraturan dan memperbolehkan perusahaan swasta
mengontrol produksinya sendiri.
·
Sistem ekonomi tradisional
Pada kehidupan
masyarakat tradisional berkembang suatu sistem ekonomi tradisional. Dengan
tujuan untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka dengan bergantung pada sumber daya
alam. Masyarakat juga memproduksi barang pemenuh kebutuhan yang di produksi
hanya untuk kebutuhan tiap-tiap rumah tangga. Dengan demikian rumah tangga
dapat bertindak sebagai konsumen, produsen, dan keduanya.
·
Perekonomian pasar
Perekonomian pasar
bergantung pada kapitalisme dan liberalisme untuk menciptakan
sebuah lingkungan dimana produsen dan konsumen bebas menjual dan membeli barang
yang mereka inginkan (dalam batas-batas tertentu). Sebagai akibatnya, barang
yang di produksi dan harga yang berlaku ditentukan oleh mekanisme
penawaran-permintaan.
·
Perekonomian pasar campuran
Perekonomian pasar
campuran atau mixed market economies
adalah gabungan antara sistem perekonomian pasar dan terencana. Menurut
Griffin, tidak ada satu negara pun di dunia ini yang benar-benar melaksanakan
perekonomian pasar atau pun terencana, bahkan negara seperti Amerika Serikat.
Meskipun dikenal sangat bebas, pemerintah Amerika Serikat tetap mengeluarkan
beberapa peraturan yang membatasi kegiatan ekonomi. Misalnya larangan untuk
menjual barang-barang tertentu untuk anak di bawah umur, pengontrolan iklan (advertising), dan lain-lain. Begitu pula
dengan negara-negara perekonomian terencana. Saat ini, banyak negara-negara Blok
Timur yang telah melakukan privatisasi-pengubahan status perusahaan
pemerintah menjadi perusahaan swasta.
Sabtu, 18 Januari 2014
Struktur Organisasi dan Implementasi Dalam Perusahaan Bisnis
Struktur Organisasi
Struktur adalah cara sesuatu disusun atau dibangun Organisasi
adalah suatu wadah berkumpulnya minimal dua orang untuk mencapai sebuah tujuan.
Struktur Organisasi adalah Suatu susunan dan hubungan
antara tiap bagian baik secara posisi maupun tugas yang ada pada perusahaaan
dalam menjalin kegiatan operasional untuk mencapai tujuan
Struktur organisasi adalah
bagaimana pekerjaan dibagi, dikelompokkan, dan dikoordinasikan secara
formal.
Definisi menurut Ahli
Terdapat beberapa teori dan perspektif mengenai
organisasi, ada yang cocok satu sama lain, dan ada pula yang berbeda.
Organisasi pada dasarnya digunakan sebagai tempat atau wadah dimana orang-orang
berkumpul, bekerjasama secara rasional dan sistematis, terencana, terorganisasi,
terpimpin dan terkendali, dalam memanfaatkan sumber daya (uang, material,
mesin, metode, lingkungan) sarana-prasarana, data, dan lain sebagainya yang
digunakan secara efisien dan efektif untuk mencapai tujuan organisasi. Menurut
para ahli terdapat beberapa pengertian organisasi sebagai berikut.
- Stoner mengatakan bahwa organisasi adalah suatu pola hubungan-hubungan yang melalui mana orang-orang dibawah pengarahan atasan mengejar tujuan bersama.
- James D. Mooney mengemukakan bahwa organisasi adalah bentuk dari setiap perserikatan manusia untuk mencapai tujuan bersama.
- Chester I. Bernard berpendapat bahwa organisasi adalah merupakan suatu sistem aktivitas kerja sama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih.
- Stephen P. Robbins menyatakan bahwa Organisasi adalah kesatuan (entirity) sosial yang dikoordinasikan secara sadar, dengan sebuah batasan yang relatif dapatdiidenifikasi, yang bekerja atas dasar yang relatif terus menerus untuk mencapai suatu tujuan berama atau sekelompok tujuan.
Sebuah organisasi dapat terbentuk karena dipengaruhi
oleh beberapa aspek seperti penyatuan visi dan misi serta tujuan yang sama
dengan perwujudan eksistensi sekelompok orang tersebut terhadap masyarakat
disekitarnya, kerena memberikan kontribusi seperti; pengambilan sumber daya
manusia dalam masyarakat sebagai anggota-anggotanya sehingga menekankan angka
pengangguran.
Elemen Struktur Organisasi
Ada enam elemen kunci yang perlu diperhatikan oleh
para manajemen ketika hendak mendesain struktur, amtara lain:
- Spesialiasi pekerjaan. Sejauh mana tugas-tugas dalam organisasi dibagi-bagi kedalam beberapa pekerjaan tersendiri.
- Departementalisasi. Dasar yang dipakai untuk mengelompokkan pekerjaan secara bersama-sama. Departementalisasi dapat berupa proses, produk, geografi, dan pelanggan.
- Rantai komando. Garis wewenang yang tanpa putus yang membentang dari puncak organisasi ke eleson paling bawah dan menjelaskan siapa bertanggung jawab kepada siapa.
- Rentang kendali. Jumlah bawahan yang dapat diarahkan oleh seorang manajer secara efisien dan efektif.
- Sentralisasi dan Desentralisasi. Sentralisasi mengacu pada sejumlah mana tingkat pengambilan keputusan terkonsentrasi pada satu titik di dalam organisasi. Desentralisasi adalah lawan dari sentralisasi.
- Formalisasi. Sejauh mana pekerjaan-pekerjaan didalam organisasi dibakukan.
Desain organisasi yang umum adalah sebagai berikut :
1. Struktur Sederhana.
Struktur Sederhana adalah sebuah struktur yang dicirikan dengan kadar
departementalisasi yang rendah, rentang kendali yang luas, wewenang yang
terpusat pada seorang saja, dan sedikit formaliasi.
2. Biokrasi. Biokrasi
adalah sebuah struktur dengan tugas-tugas operasi yang sangat rutin yang
dicapai melalui spesialisasi, aturan dan ketentuan yang sangat formal,
yugas-tugas yang dikelompokkan kedalam berbagai departemen fungsional, wewenang
terpusat, rentang kendali yang sempit, dan pengambilan keputusan yang mengikuti
rantai komando.
Desain
Struktur Organisasi Modern
· struktur tim
adalah pemanfaatan tim sebagai perangkat sentral untuk mengoordinasikan
kegiatankegiatan kerja. Karateristik utama struktur tim adalah bahwa struktur
ini meniadakan kendala-kendala departemental dan mendesentralisasikan
pengambilan keputusan ke tingakt tim kerja.
· Organisasi
Virtual adalah organisasi inti kecil yang menyubkontrakkan fungsi-fungsi utama
bisnis secara detail.
· Organisasi
Nirbatas adalah sebuah organisasi yang berusaha menghapuskan rantai komando,
memiliki rentang kendali tak terbatas, dan mengganti departemen dengan tim yang
diberdayakan.\
Model Desain
Struktur Organisasi
Ada dua model ekstrem dari desain organisasi.
·
Model mekanistis, yaitu sebuah struktur yang
dicirikan oleh departementalisasi yang luas, formalisasi yang tinggi, jaringan
informasi yang terbatas, dan sentralisasi.
·
Model organik, yaitu sebuah struktur yang
rata, menggunakan tim lintas hierarki dan lintas fungsi, memiliki formalisasi
yang rendah, memiliki jaringan informasi yang komprehensif, dan mengandalkan
pengambilan keputusan secara partisipatif.
·
Model Piramid,model ini di buat persis sebuah
piramida.
- Model Horizontal,Model ini dibuat dengan manarik garis lurus secara horizontal dengan pembagian funsional masing-masing bersama tugasnya masi-masing.
Daftar Pustaka
Ø Robbins, Stephen P.; Judge, Timothy
A. (2008). Perilaku Organisasi Buku 2, Jakarta: Salemba Empat. Hal. 214-224
Ø Knight, K. "Matrix
Organization: A Review," Journal of Management Studies, Mei 1976,
hal. 111-130.
Ø Mohrman, S. A. Designing
Team-Based Organizations, San Fransisco: Jossey Bass, 1995, hal. 36-49.
Ø Kaeter, M. (Inggris)"The Age of the Specialized
Generalist," Training, desember 1993, hal. 48-53.
Ø Davis, D. D. (Inggris)"Form, Function and Strategy in
Boundaryless Organization," The Changing Nature of Work, San
Fransisco: Jossey Bass, 1995, hal. 112-138.
Ø Pennings, J. M. (Inggris)Research in Organizational
Behavior, vol. 14, Greenwich, CT: JAI Press, 1992, hal. 267-309.
Langganan:
Postingan (Atom)